Sabtu, 19 November 2011

Bintang Timnas U-23 Akan Dipilih Hadapi Beckham cs

sBintang Timnas U-23 Akan Dipilih Hadapi Beckham cs
Bintang Timnas U-23 Akan Dipilih Hadapi Beckham cs
Beckham akan menghadapi bintang Garuda Muda © AP
18-11-2011 07:15
Bola.net - Koordinator Timnas, Bob Hippy memberikan bocoran mengenai susunan tim yang akan menghadapi LA Galaxy di laga persahabatan akhir November nanti. Pria yang juga menjabat sebagai anggota EXCO PSSI ini mengatakan jika sebagian besar bintang Timnas U-23 yang saat ini berlaga di ajang SEA Games akan dipanggil untuk bermain menghadapi David Beckham dkk.

Keputusan ini menurut Bob tak lepas dari performa impresif yang ditorehkan oleh skuad Garuda Muda selama pertandingan penyisihan grup A SEA Games 2011 yang banyak menyedot animo masyarakat.


"Pemain timnas U-23 menunjukkan prestasi yang luar biasa, dan perhatian masyarakat sedang tertuju ke tim ini. Kami pun ingin memberikan tim yang terbaik untuk pertandingan itu," ujar Bob.

"Tapi tidak semua pemain timnas U-23 masuk ke dalam tim ini. Kami juga akan memasukkan pemain dari timnas senior."

Di tempat lain, Direktur Mahaka Sports, Hasani Abdulgani selaku promotor yang mendatangkan LA Galaxy mengatakan jika klub peserta MLS ini sudah akan tiba di Jakarta dua hari sebelum pertandingan.

"Mereka datang tanggal 28 November dengan menggunakan pesawat pribadi. Saya kembali tegaskan, David Beckham akan ikut bersama LA Galaxy datang ke Jakarta. Karena dalam kontraknya sudah jelas."

Selain menggelar laga persahabatan, LA Galaxy juga dijadwalkan akan menggelar Coaching Clinic untuk anak-anak, selain kegiatan komersil lainnya seperti meet and greet

Benny Dollo: Timnas Masih Terlalu Individual

Benny Dollo: Timnas Masih Terlalu Individual
Aloysius Gonsaga | Minggu, 20 November 2011 | 08:41 WIB
|
Share:
KOMPAS/WAWAN H PRABOWO
Pemain Indonesia, Patrich Wanggai (kiri) bersama Andik Vermansyah merayakan kegembiraanya setelah berhasil menjebol gawang Vietnam dalam laga semifinal cabang sepak bola SEA Games 2011 di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, Sabtu (19/11/2011). Indonesia melaju ke final setelah mengalahkan Vietnam 2-0.
JAKARTA, Kompas.com - Mantan pelatih Timnas Indonesia Benny Dollo mengucapkan selamat atas keberhasilan kesebelasan Indonesia lolos ke final sepak bola SEA Games XXVI. Tetapi ia mengkritisi permainan Timnas U-23 masih terlalu banyak mengandalkan kemampuan individu.
"Kita sambut gembira, setelah sekian lama tim Indonesia kembali berhasil maju ke final di ajang SEA Games. Tapi perlu saya ingatkan bahwa Timnas jangan terlalu banyak mengandalkan pada kemampuan individu pemain," ujar Benny saat dihubungi, Sabtu (19/11/11).
Ia mengatakan hal itu dalam menyambut kemenangan Timnas Indonesia 2-0 (0-0) atas Vietnam pada laga semifinal di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, Sabtu (19/11). Dengan kemenangan itu Indonesia akan berhadapan dengan Malaysia di final yang akan digelar Senin, 21 November 2011.
Benny menelaah, yang mesti menjadi perhatian adalah penonjolan individu yang menurutnya tampak mencolok dalam pertandingan tersebut. Dominan permainan individu di depan gawang lawan tersebut menurutnya akan teramat riskan jika diandalkan lagi saat melawan Malaysia di final.
"Ini hal yang harus diperbaiki, apalagi para pemain hanya memiliki waktu masa pemulihan fisik (recovery) hanya satu hari. Pelatih Rahmad Darmawan harus fokus memperhatikan pemulihan ini. Kalau sektor pertahanan saya kira sudah cukup bagus," tuturnya.
Mengenai dua gol yang diciptakan oleh Patrich Wanggai pada menit ke-62 dan Titus Bonai pada menit ke-89, Benny juga menilai gol tersebut bukan merupakan hasil kerja sama yang baik.
"Kedua gol itu terjadi karena terjadi defleksi yang sempat membentur kaki lawan lebih dulu sehingga mengecoh kiper, tetapi bukan hasil kerja sama dua-tiga pemain. Kita akui Timnas berhasil melancarkan tekanan, tetapi karena terlalu banyak mengandalkan individu, banyak peluang yang seharusnya menjadi gol tidak membuahkan hasil," ujarnya.
Menghadapi Malaysia pada laga final nanti, Benny yang pernah menangani Timnas SEA Games 2001 di Malaysia menyarankan agar pola serangan Indonesia harus lebih variatif. Benny mengingatkan bahwa tim Malaysia tentu sudah banyak mempelajari permainan tim Merah Putih karena lawan-lawan yang dihadapi dalam putaran penyisihan Grup A seluruhnya mempunyai kualitas.
Ketika ditanya mengenai perkiraan pertandingan final nanti, Benny menyatakan tak berani memprediksi.

Indonesia berhasil menjuarai turnamen dalam rangkaian The All Star Team Milan Junior Camp

5. Indonesia berhasil menjuarai turnamen dalam rangkaian The All Star Team Milan Junior Camp
Wakil Indonesia berhasil menjuarai Milan Junior Camp Day Tournament yang diselenggarakan di San Siro, Milan, setelah mengalahkan tim asal Italia, ASTI, 1-0.

Turnamen tersebut merupakan bagian dari The All Star Team Milan Junior Camp, program pembinaan pemain muda yang memberikan kesempatan kepada calon pemain berbakat di berbagai penjuru dunia untuk merasakan metode pelatihan dari salah satu klub terkemuka dunia, AC Milan.

Indonesia pernah menggelar All Star Team Challenge yang dibuka langsung oleh Franco Baresi awal Mei lalu di Jakarta. Sebagai lanjutan dari program tersebut, sebanyak 17 anak berbakat Indonesia dikirim mengikuti The All Star Team Milan Junior Camp.

Seperti yang diceritakan manajer tim Ricky Djoharli dari Milan, Indonesia berhasil menjuarai Milan Junior Camp Day Tournament yang digelar dengan sistem setengah kompetisi. Indonesia berhasil memenangi seluruh tiga laga babak penyisihan, yakni pertandingan perdana melawan wakil Eropa, Step Stone, 1-0. Kemudian, giliran delegasi Brasil dan Venezuela, UISP, yang ditekuk 3-1. Pada laga terakhir grup, Indonesia mengalahkan gabungan pemain Eropa non-Italia, USUNTP, 3-0. di laga puncak, Indonesia mengalahkan para pemain muda Italia yang tergabung di tim ASTI, 1-0.

Indonesia Juara Umum Karate Indonesia Terbuka di Bali

Indonesia Juara Umum Karate Indonesia Terbuka di Bali
Indonesia menjadi juara umum Kejuaraan Karate Indonesia Terbuka ke-2 yang berlangsung 24-25 September di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Sabtu, dengan mengumpulkan sembilan medali emas, 12 perak dan 18 perunggu

Indonesia Juara AFF Futsal Championship 2010

Indonesia Juara AFF Futsal Championship 2010
Timnas futsal Indonesia berhasil menggondol gelar juara di turnamen AFF Futsal Championship 2010 setelah mengalahkan Malaysia 5-0 pada grand-final di Stadim Thu Po, Ho Chi Minh City, Minggu (11/4) sore. Ini merupakan kemenangan kedua timnas Indonesia atas Malaysia pada even yang sama. Vennard Hutabarat dkk sebelumnya mencukur tim negeri jiran pukimak itu 6-0 pada laga kedua penyisihan grup